Berita dan Pengumuman

Menuju Muballigh Mahasiswa Berkualitas dengan MUKLAS

  • Di Publikasikan Pada: 31 Jan 2023
  • Oleh: Ahmad Naufal

“Sebagai mahasiswa sudah selayaknya kita bersyukur dapat mengikuti pelatihan tersebut, sebab tidak semua perguruan tinggi memberikan pembekalan kepada para calon muballigh dan muballighah utamanya mahasiswa/wi ini tentang ilmu dalam berumah tangga”


Demikian petuah penyemangat oleh Immawan Asep Budi Yanto selaku ketua umum Korps Muballigh Mahasiswa Muhammadiyah Surabaya 2022/2023 yang sekaligus membuka acara Pelatihan Muballigh Keluarga Sakinah (MUKLAS) pada Sabtu (28/01/2023) lalu. Agenda ini merupakan bentuk implementasi Hibah Riset Dosen Prodi Hukum Keluarga Islam UM Surabaya dengan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah yang bersinergi dengan Korps Muballigh Mahasiswa Muhammadiyah PC IMM Surabaya yang diselenggarakan di Ruang 1102 Lantai 11 Tauhid Tower UM Surabaya. Agenda ini mengangkat tema seputar ilmu dalam berumah tangga yang tentunya sangat ‘linear’ dengan Prodi Hukum Keluarga Islam.

Sebuah momentum yang sangat tepat, tatkala mempersiapkan generasi tangguh peran mahasiswa sebagai muballigh dengan memberikan pembekalan parenting atau pengelolaan keluarga sakinah ini. Pasalnya, persoalan keluarga sudah menjadi masalah umum yang turut menimpa siapapun di muka bumi ini, sebab semua manusia yang hidup berkeluarga pun yang tidak memiliki keluarga juga sejatinya semuanya pasti mengalami persoalan keluarga.

Sebagaimana yang menjadi topik awal daripada rangkaian materi MUKLAS ini, yaitu Perencanaan Perkawinan Menuju Sakinah yang dibawakan oleh Bapak Gandhung Fajar Panjalu, M.H.I. Maka, sudah selayaknya bagi setiap individu yang ingin menikah agar mengupayakan dirinya menjadi kategori yang shaalih atau layak untuk menikah (QS An Nur: 32). Dengan mengetahui prinsip-prinsip membangun keluarga dalam Al Qur’an.

Kemudian mengupayakan pernikahan yang sah secara agama pun otomatis negara. Sebab diantara alasan yang membedakan seseorang ketika sebelum menikah dan setelah menikah adalah dua; mendapatkan legalitas dan legitimasi. Demikian menurut bapak Syaiful Ibnu Hamzah, MA selaku pemateri kedua ketika membawakan materi Prosedur Pendaftaran dan Pencatatan Nikah.


Tak lupa dilain daripada upaya tersebut, setiap calon pasangan juga wajib memperhatikan kondisi kesehatan fisik mereka khususnya reproduksi. Dengan materi-materi kesehatan reproduksi yang dibawakan oleh Ibu Uswatun Hasanah, S. Kep, Ns., M. Kep, Sp. Kep. J. beliau berhasil menggugah perhatian peserta agar tetap antusias menyimak di siang hari kala penat melanda.

Sampai pada penghujung agenda yang diakhiri dengan penyampaian metode dakwah oleh Bapak Mohammad Ikhwanuddin, M.H.I, C.M. sebagai materi wajib bagi peserta yang utamanya adalah para calon muballigh dan muballighah agar mampu mengajak masyarakat untuk turut sadar urgensi pengelolaan keluarga sakinah ini.


Demikian, para peserta melalui berbagai macam jenis materi yang berkaitan dengan pengelolaan keluarga Sakinah dalam agenda ini dengan penuh antusias. Didukung dengan hadirnya para pemateri handal yang semuanya merupakan tenaga professional di bidangnya, agenda ini dapat berlangsung efektif dan kondusif.

"Menurut saya, agenda ini tak hanya memberikan manfaat yang signifikan bagi peserta dari segi substansinya, namun juga tersusun secara sistematis dan kompleks. Semuanya mengkaji tentang bagaimana mengupayakan keluarga yang sakinah, namun “uniknya” adalah dengan sudut pandang yang berbeda-beda sesuai dengan kompetensi pemateri yang professional. Diawali dengan pembekalan keagamaan tentang prinsip-prinsip keluarga sakinah dalam Al Qur’an dan As Sunnah, kemudian pembekalan konstitusional tentang pendaftaraan pernikahan agar sah secara hukum, dilanjut dengan pembekalan medis tentang kesehatan reproduksi agar kondisi pasangan atau calon pasangan tetap prima dan diakhiri dengan pembekalan teoritis metode berdakwah agar setiap muslim mampu menyadari pentingnya membekali diri dengan pengetahuan yang cukup tentang keluarga".

Demikian tutur Ahmad Naufal, mahasiswa Hukum Keluarga Islam semester 5 yang redaksi temui setelah mengikuti kegiatan tersebut. Dan pada akhirnya, berkat rahmat Allah yang Maha Kuasa, semoga agenda ini dapat memberikan kontribusi yang baik serta bekal yang cukup bagi para calon muballigh mahasiswa Muhammadiyah untuk turut memberikan manfaat kepada umat in sya’a Allah.