Kamis, 14 Januari 2021 Gresik Jawa Timur

Menurut KBBI pandemi adalah sebuah wabah yang berjangkit serempak dimana-mana meliputi daerah geografi yang luas. Wabah penyakit yang masuk dalam kategori pandemi ini adalah penyakit yang menular yang dapat menginfeksi sebagian besar manusia.
Pada tanggal 12 Maret 2020 WHO (Word Health Organization) menyatakan adanya pandemi COVID-19 yang menjangkit dan menyebar diseluruh dunia dalam waktu yang relatif cepat. Hal ini juga dialami oleh wilayah Indonesia. Dampak dari wabah covid-19 sangat banyak sekali, termasuk dari segi ekonomi. Yang menyebabkan penurunan penghasilan baik pengusaha besar maupun pengusaha kecil secara berkala bahkan drastis. Hal tersebut dirasakan oleh buruh yang bekerja di perusahaan maupun pekerja yang penghasilannya didapatkan dari keuntungan harian.

Faktor ekonomi menjadi acuan penting bagi sebagian banyak orang dalam mempertahankan kehidupan keluarga, baik dari materi maupun kejiwaan seseorang.
Banyak pekerja dikurangi penghasilannya perbulan bahkan pekerja dikeluarkan secara sepihak untuk menstabilkan keuntungan ekonomi yang didapat bagi pemilik usaha. Sehingga mengakibatkan psikologi seseorang dapat terganggu akibat dari tekanan kenyataan dimasa pandemi ini. Bahkan dibeberapa tempat ada anggota keluarga yang mengakhiri kehidupannya dengan cara melakukan bunuh diri akibat dari tekanan kehidupan yang terjadi. Diantaranya karena ekonomi dan keluarga yang tidak memberikan support satu sama lain.

Hal itu dirasakan oleh pak bambang (nama samaran) dengan pekerjaan sebagai buruh disalah satu instansi pendidikan yang mengatakan : “yo’opo mbak yo, cari kerjo wes sulit pakek bayaran di potong, ngingoni anak 2 bojo 1 opo gak pusing ngene iki mbak. Bayaran saiki cuman 400 perbulan.” Namun dari Pernyataan beliau hal ini tidak mengurangi rasa syukurnya, kehidupan keluarganya pun masih bisa bertahan sampai saat ini. Walaupun terkadang bersitegang dengan isterinya.

Upaya mempertahankan keluarga dari tekanan psikis yang terjadi akibat pandemi dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Adanya support antara keluarga untuk saling menyemangati anggota keluarga ketika salah satu keluarga berada dalam masalah.
2. Menjalin komunikasi dan bersifat terbuka terhadap keluarga sehingga meminimalisir kesalahpahaman maupun konflik
3. Meningkatkan rasa kasih sayang dan perhatian kepada anak,istri, dan suami
4. Seorang ayah atau kepala keluarga maupun anggota keluarga lain dapat mencairkan suasana ketika dalam keadaan tegang, seperti memulai pembicaraan, membuat lelucon, dan menceritakan sesuatu yang menyenangkan
5. Mengerti dan saling memahami keadaan masing-masing
6. Menumbuhkan rasa kebersamaan antar anggota keluarga

 60 total kunjungan,  1 kunjungan hari ini

Like and Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Comment