Praktik Takhrīj Ḥadīth secara sederhana diartikan sebagai pengungkapan hadis dengan struktur lengkap matan beserta sanadnya, serta penyebutan Mukharrij (kolektor hadis) dan nama kitab serta lokasi hadis dalam kitab tersebut. Praktik Takhrīj Ḥadīth ini juga berfungsi untuk melihat keseragaman (riwāyat bi al-lafẓ)dan keragaman (riwāyat bi al-ma‘nā)diksi matan hadis yang tersebar dalam beberapa kitab matan hadis (mutūn al-ḥadīth).

Dalam pencarian tradisional, Takhrij Hadis dibantu dengan kitab di antaranya al-Mu’jam al-Mufahras li Alfāẓ al-Ḥadīth karya Prof. Dr. A.J. Wensinck (bisa diunduh di: http://waqfeya.com/book.php?bid=1236 ). Namun dalam praktik Takhrīj Ḥadīth kali ini menggunakan aplikasi Maktabah Syamilah versi standar 2 G (bisa diminta ke PJMK Studi Hadis atau Hadis Hukum Islam), atau jika menghendaki yang versi 3.28 sebesar 22 G bisa diunduh melalui tautan ini

Praktik Takhrīj Ḥadīth, paling tidak, bertujuan sebagai berikut:

  1. Mengetahui jumlah hasil pencarian hadis yang sama atau mirip, beserta jumlah kitabnya, dengan memasukkan kata kunci yang relevan.
  2. Memilih salah satu hadis, dalam kitab kumpulan hadis tertentu, untuk ditelaah, dengan struktur hadis yang lengkap (yakni matan lengkap, sanad utuh, dan ada mukharrij-nya).
  3. Mengetahui biografi para perawi dalam sanad yang dipilih, memastikan ketersambungan sanad (ittishal al-sanad) dan status rutbah dari masing-masing rawi.

Contoh Praktik Takhrij Hadis, dengan menggunakan Aplikasi Maktabah Syamilah bisa diunduh di sini (file narasi) dan video tutorial di sini.

 2,026 total kunjungan,  31 kunjungan hari ini

Like and Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Comment