Keadilan sebatas formalitas, keadilan adalah hal yang langka. Jika mengharapkan dari hukum buatan manusia. Kepentingan penguasa diatas segalanya, sehingga tak sampai mendengar keluhan rakyatnya.
Pelaku kekerasan yang dulu dicari, kini kembali. Atas kasus penyiraman air keras pada mantan petinggi lembaga anti korupsi. Dilarikan kepada jaksa keadilan, agar dapat keputusan kebijakan dari negeri. Namun hukuman pada si pelaku justru mengundang atensi. Kekerasan yang jelas menyebabkan kecacatan. Justru hanya diberikan satu tahun penjara sebagai hukuman. Pihak yang memberikan pembelaan agar membebaskan. Ironisnya harga sebelah mata hanya dijatuhi hukuman tak setimpal. Hanya karena si pelaku mengaku ketidaksengajaan.
Rakyat bersuara, hingga komika me-roasting kasus yang ada, unjuk rasa atas kekecewaan hukum negeri tercinta yang tak sesuai dengan seharusnya. Sang korban yang terluka sebelah mata, namun hukum negeri kita yang terbutakan. Keadilan hanya sebatas kata dan bualan milik sang penguasa diatas segalanya. Sehingga tak sampai keluhan rakyatnya.
Jika yang diharapkan adalah hukum keadilan, maka hukum Islam yang berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah telah membuktikan. Allah berfirman : “Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu.” (QS. Shad : 26)
Jika terjadi porak-poranda, kekerasan, bahkan pembunuhan, maka pelaku diberi hukuman setimpal dengan dihukumi Qishas yang Islam tetapkan dalam ayat al-Qur’an “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishash berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh.” (QS. Al-Baqarah : 178). Agar korban tak berjatuhan, agar hukuman pelaku memberi efek jera.
Keadilan hukum Islam bukan hanya untuk manusia yang menjadikan Islam keyakinan, namun keadilan untuk seluruh keagamaan. Karena keadilan tak seharusnya berlaku pada diskriminasi yang ada. Sama-sama inginkan keadilan, melihat penerapan keadilan di negeri tercinta, jangan heran. Kalau kelak rakyat menyuarakan revolusi, untuk mengganti pemerintahan negeri ini. Karena hukum keadilan tak mampu dipercaya, lantas pada siapa rakyat kecilmu meminta solusi?

Novita Nur Jannah
Alamat : Gresik, Jawa Timur

 178 total kunjungan,  1 kunjungan hari ini

Like and Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Comment