Salah satu nilai yang terkandung dalam Islam dan menjadi penanda kemajuan sebuah bangsa adalah kualitas demokrasi yang semakin membaik. Kualitas ini didukung dengan kultur demokrasi yang semakin berkembang di masyarakat dan lunturnya oligarki politik yang menyandera kebijakan.

Demikian salah satu pesan Guru Besar Ilmu Politik Islam Prof Dr Syafiq A Mughni, MA, saat mengisi kajian Milad UMSurabaya ke-37, pada Selasa 09 Maret 2021, dengan tajuk “ Islam dan Kebangsaan ; Refleksi tentang Masa Depan UMSurabaya di Usia 37 Tahun”.

Bagi Prof Syafiq, keterlibatan “investor politik” bisa mempengaruhi kualitas demokrasi Indonesia. Beberapa keputusan yang sifatnya strategis dan menyangkut hajat hidup orang banyak, bisa tersandera dan hanya “melindungi” kepentingan kelompok kecil.

Selain itu, keadilan distributif menjadi penanda lain akan semakin matangnya kualitas demokrasi. Ini sekaligus menjadi relasi yang ciamik antara relasi Islam dan kebangsaan. Bahwa kebangsaan yang sedang kita jalani dan kita jaga, perlu bersinergi dengan keberislaman seseorang.

Hampir tidak bisa dinafikan, bahwa keberadaan Islam dalam lintasan sejarah bangsa memiliki konstruksi dan kontribusi yang kuat. Kendati demikian, pola dan bentuk relasi tersebut menjadi hal yang diperbincangkan sejak orok kelahiran Indonesia hingga saat ini.

Pengampilan posisi yang terintegratif atau berpijak pada sikap oposisi, antara Islam dan Keindonesiaan akan selalu berada pada titik temu dan titik pisah. Di sinilah letak diskursus yang -bisa jadi- akan terus seksi dan berkelanjutan.

Bahwa Islam dan Kebangsaan sebagai dua entitas yang berbeda disatukan dalam beberapa titik yang saling bersinggungan. Muhammadiyah menerima kebangsaan bagian dari Islam dengan diktum yang dikenal sebagai Dār al-‘Ahdi wa al-Syahādah.

Universitas Muhammadiyah Surabaya di saat telah berusia 37 Tahun (09 Maret 1984 – 09 Maret 2021) telah menjadi bagian dari ikhtiar merawat Islam dan Kebangsaan. Sebagai  Amal Usaha Muhammadiyah yang bergerak dalam pendidikan dengan catur dharma-nya, UMSurabaya berkontribusi dalam penajaman keislaman, khususnya Islam dengan karakter berkemajuan, serta menjadi tonggak kemajuan masyarakat Indonesia yang terdidik dan maju.

Selamat Milad UMSUrabaya ke-37, semoga visi “UMSurabaya Sebagai Universitas Yang Unggul di Bidang Moralitas, Intelektualitas dan berjiwa entereprenur” semakin jelas terukur, tercapai dan semakin lebih baik.

 84 total kunjungan,  1 kunjungan hari ini

Like and Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Comment